Tips Memilih Kayu yang Baik untuk Rumah

Gaya Hidup Kaya Sugih

Membangun rumah tentunya membutuhkan berbagai material dan bahan yang salah satunya adalah kayu. Namun, kayu yang anda pakai untuk membangun rumah sendiri haruslah yang memilih kualitas baik. Dimana standar umumnya adalah mengenai harga kayu itu sendiri. Ketika harga kayu itu mahal maka dipastikan kualitasnya juga akan lebih baik dibandingkan dengan harga kayu yang lebih murah.

Namun, tidak semua kayu yang berharga lebih murah itu jelek pada dasarnya. Saat ini, ada banyak sekali macam-macam dan jenis kayu yang bisa anda jadikan bahan membangun rumah. Sebut saja diantaranya adalah kayu jati, kayu kamper, kayu bengkirai dan jenis kayu lainnya. Lalu, kayu yang manakah yang terbaik untuk dibuat bahan membangun rumah? Atau yang seperti apakah jenis kayu yang bisa dikatakan baik tersebut?

Sementara itu, bagian rumah yang dibuat dari bahan kayu adalah pintu, jendela, kusen, dan lain sebagainya. Semua bagian tersebut tentu saja harus dibuat dengan spesifikasi yang berbeda-beda dan tak bisa sama.

Pada dasarnya kayu yang baik adalah kayu jati. Hanya saja kayu jati berharga tidaklah murah. Oleh sebab itu, kita harus mencari kayu yang berharga lebih terjangkau namun kualitasnya tidak jauh berbeda dan pas dengan spesifikasi yang dibutuhkan untuk kita buatkan beberapa bagian rumah tertentu. Bisa jadi kita gunakan kayu miranti, kayu kemper dan lain sebagainya. Namun yang pasti, kualitasnya jangan sampai jelek antara lain bagus, kuat dan juga memiliki tekstur yang bagus pula.

Tips Memilih Kayu

Bagi anda yang tengah berusaha untuk mencari kayu terbaik untuk rumah anda, berikut adalah beberapa tips yang bisa anda terapkan.

  1. Kayu yang kita pilih adalah kayu yang memiliki serat yang padat. Adapun cara mengetahui kayu yang memiliki serat yang padat adalah dilihat dari pori-porinya. Pori-pori kayu yang padat pastinya akan lebih baik dibandingkan dengan kayu yang memiliki pori-pori yang agak longgar. Hal ini nantinya dapat dilihat dari berat atau ringannya kayu tersebut. Jika ringan maka pori-pori kayu tersebut adalah ringan, namun jika berat maka dipastikan pori-porinya pun padat.
  2. Permukaan atau bentuk kayu tersebut adalah lurus. Jangan sampai anda memilih kayu yang bengkok atau tidak lurus. Karena jika kayu tersebut bengkok, maka akan sulit bagi tukang atau pekerja untuk membentuknya jadi apa yang kita inginkan. Kemudian, jika kayu tersebut bengkok, maka bukan tidak mungkin bahwa banyak bagian kayu yang akan terbuang. Berbeda dengan kayu yang lurus, tukang akan mudah membentuknya dan sangatlah baik jika dijadikan kusen dan juga pintu.
  3. Kayu yang dibeli haruslah dalam keadaan kering atau berkualitas oven jangan basah. Hal ini untuk mencegah akan terjadinya penyusutan ketika nantinya kayu tersebut digunakan. Selain itu kayu yang sudah kering akan tidak berubah walaupun dipakai cukup lama.

Demikianlah beberapa hal umum yang harus anda ketahui ketika anda dihadapkan pada pilihan harus memilih kayu yang baik untuk rumah anda. Setidaknya dengan pengetahuan ini, anda pun akan lebih terbuka wawasannya, hingga tak lagi beracuan mengenai kualitas kayu akan ditentukan oleh harga kayu saja. Faktanya, banyak sekali jenis kayu yang lebih murah namun memiliki kualitas yang tak kalah dan mumpuni untuk dijadikan material bahan pembuat rumah kita.

Demikian tips memilih kayu yang baik untuk rumah. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk anda dan memberikan inspirasi.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

Most popular articles related to Tips Memilih Kayu yang Baik untuk Rumah